Sedapnya Mie Ayam Sehat Warna-Warni WASEGI

Pengen merasakan kelezatan Mie Ayam ini ? Anda dapat merasakannya di Foodcourt Yogya Toserba Sukabumi Lantai 3

Galeri Online Produk UMKM Sukabumi

Sekarang cari oleh-oleh produk khas Sukabumi semakin mudah dengan telah diluncurkannya galeri/toko online lengkap produk UMKM Sukabumi. Anda bisa mengunjunginya di : www.ProdukSukabumi.com

Dinamika Bisnis Anda Bisa Ditampilkan Disini

Dinamika bisnis anda di Sukabumi dapat ditampilkan dalam website ini. Anda dapat mengirimkan informasi bisnis melalui alamat email : redaksi@bisnissukabumi.com

Dinamika Bisnis Anda Bisa Ditampilkan Disini

Dinamika bisnis anda di Sukabumi dapat ditampilkan dalam website ini. Anda dapat mengirimkan informasi bisnis melalui alamat email : redaksi@bisnissukabumi.com

Galeri Online Produk UMKM Sukabumi

Sekarang cari oleh-oleh produk khas Sukabumi semakin mudah dengan telah diluncurkannya galeri/toko online lengkap produk UMKM Sukabumi. Anda bisa mengunjunginya di : www.ProdukSukabumi.com

Tampilkan postingan dengan label Peluang Usaha. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Peluang Usaha. Tampilkan semua postingan

5 Maret 2012

Untung Menggelegar Dari Konser Musik

Kesempatan menjadi promotor konser musik di tanah air tampaknya kian terbuka lebar. Animo masyarakat yang semakin besar untuk menonton konser menjadi salah satu pemicu peluang usaha ini. Bila mujur, keuntungan berlipat menanti. Animo masyarakat Indonesia untuk menyaksikan konser musik kian besar, baik itu yang menampilkan artis lokal maupun internasional. Fanatisme itu membuat bisnis promotor pertunjukan sangat menjanjikan. Potensi menjanjikan itu mendorong banyak pengusaha baru di bisnis pertunjukan. 
Ambil contoh PT Rajawali Indonesia. Semula, perusahaan itu bergerak di bisnis periklanan. Sejak tahun 2009, Rajawali yang berkantor di Yogyakarta itu beralih menjadi promotor musik. Alasannya, geliat pertunjukan konser musik di tanah air semakin hidup. Menonton konser musik sudah menjadi bagian gaya hidup. Buktinya, walaupun mahal, tiket tetap laku. “Paling tidak dua tahun terakhir acara konser musik artis mancanegara kian banyak, animo penonton juga membesar,” ujar Anas Syahrul Alimi, Chief Executive Officer PT Rajawali Indonesia. 
Secara bisnis, keuntungan menjadi promotor konser musik cukup besar. Menurut Anas, keuntungan bersih yang bisa diraih minimal 10%. Namun, jika konser berhasil, keuntungan bisa 100%, bahkan 200%. Tapi, Anas mengingatkan, menjadi promotor konser tidaklah mudah. Ada beberapa hal yang harus disiapkan, seperti jaringan, pengalaman, dan kemampuan finansial. Jaringan yang dimaksud adalah Sumber Daya Manusia (SDM) yang menjadi inti tim kerja, serta jaringan untuk menggaet sponsor. “Kami harus memiliki tim berpengalaman di bidang event organizer,” kata Anas yang akan menggelar konser kolaborasi Kahitna dan Rick Price, Maret nanti. 
Selain itu, perusahaan promotor sebaiknya juga memiliki pengalaman di bidang pertunjukan, periklanan, atau penyelenggaraan pertunjukan. Dengan bekal pengalaman itu, promotor paling tidak memiliki jaringan sponsor. Sebab, tidak mudah mendapatkan sponsor. Perlu usaha keras untuk meyakinkan bahwa produk sponsor sangat sesuai dengan segmen penonton. Sehingga, dengan menjadi sponsor, nilai produk ikut terdongkrak. 
Yang tak kalah penting, promotor konser juga harus mampu memberikan kepercayaan pada artis yang didatangkan. Kepercayaan itu bisa ditunjukkan dengan status perusahaan yang jelas dan deretan pengalaman dalam penyelenggaraan konser. “Kami mesti meyakinkan manajemen artis melalui curriculum vitae (CV) pengalaman konser,” katanya. Perusahaan promotor pemula biasanya harus berusaha kuat meyakinkan manajemen artis soal konsep pertunjukan dan sponsor yang bakal memberikan dukungan. Sebagai pemain baru, Anda juga harus bisa membuat konser yang bisa menarik banyak penonton dan mampu menyediakan biaya untuk membayar mereka. “Artis mancanegara biasanya tak hanya melihat dari sisi finansial, tetapi juga melihat kemampuan menjual tiket,’’ imbuh Anas. 
Fadli Wardhana, Head of Promotor 3 Ocean Live, perusahaan promotor yang lain, mengatakan, sebelum menyelenggarakan konser, sangat penting melihat kondisi pasar atau tren musik yang ada. Selanjutnya baru mendatangkan artis. ”Ketika grup band atau artis yang didatangkan mempunyai nilai pasar, tentu akan lebih memudahkan promosi dan penjualan tiket,” katanya. 3 Ocean Live baru berdiri tahun 2011 dan telah mendatangkan Jason Mraz, November silam. 

• Kesiapan Modal 
Nah, jika Anda ingin membangun perusahaan promotor konser, sebenarnya modal untuk beberapa keperluan. Yang utama adalah sewa tempat, izin usaha, karyawan, renovasi, dan perlengkapan kantor. Modal yang tak cukup besar adalah biaya untuk mengundang artis. Untuk menghadirkan artis lokal, setidaknya Anda harus mempersiapkan dana sekitar Rp 500 juta. Perinciannya, 40% di antaranya untuk membayar artis dan sisanya biaya produksi. Biaya produksi itu meliputi sewa tempat (15%), panggung (5%), tata lampu (5%), sound system (10%), promosi (20%), dan akomodasi artis (5%). Dana tersebut bukan termasuk dana dari sponsor. 
Mendatangkan artis mancanegara jelas membutuhkan biaya lebih besar, sekitar Rp 5 miliar hingga Rp 7,5 miliar. Dana-dana tersebut harus disiapkan di awal, sebelum promotor mengajukan kerja sama dengan sponsor. Bila berhasil menggaet sponsor, Anda mungkin akan menghemat dana promosi. Bila 60% tiket terjual, secara teoretis, Anda sudah balik modal. “Harga tiket rata-rata dibanderol Rp 150.000 hingga Rp 900.000,” kata Anas. 
Selain dari penjualan tiket, promotor mendapatkan untung dari sponsor. Biasanya, nilai sponsorship utama senilai 80% investasi awal penyelenggaraan konser. Sedangkan sponsor tipe dua dan tiga masing-masing 50% dan 25% dari investasi awal. Walaupun menguntungkan, bukan berarti bisnis ini tanpa risiko. Sebagai promotor, Anda juga harus bersiap tidak mendapat sponsor dan tiket tidak laku terjual semua. 
• Strategi Tiket Laris 
Nah, bila mematok harga tiket cukup tinggi, Anda harus menggencarkan strategi promosi. “Artis memang magnet utama, tapi tanpa strategi promosi yang kuat, hal itu sama sekali sia-sia,” kata Anas. Promosi bisa lewat media outdoor, seperti baliho dan spanduk. Bisa juga menggandeng media partner seperti radio. Media partner harus disesuaikan dengan segmentasi dan konsep konser supaya lebih mengena. Pemilihan media online seperti Facebook dan Twitter untuk promosi juga efektif dan menghemat biaya. Apalagi jika bisa berpromosi di media jejaring sang artis, sehingga dibaca oleh jutaan pengikut. 
Media lain yang digunakan adalah surat kabar. Rajawali, misalnya, bekerja sama dengan beberapa media lokal dengan bertukar logo dan waktu pemuatan rilis paling tidak hingga lima kali terbit. Kerja sama dengan operator seluler dengan memanfaatkan layanan SMS Blazz juga cukup manjur. Anda juga bisa masuk ke komunitas dan menyebarkan flyer di kafe-kafe. “Hal ini lebih efektif, karena pesannya langsung ke penerima,” katanya. 
Anda tertarik?

Sumber : Kontan

31 Januari 2012

Cari Agen Kopi HERBAMAX

Dicari agen dan distributor yang siap mengembangkan bisnis kopi di seluruh indonesia dengan potensi income hingga 7juta / minggu,.
Apabila anda tertarik silahkan kunjungi  : http://kopi-herbamax.blogspot.com
untuk info lebih lanjutnya  : qnet.club@yahoo.co.id

27 Januari 2012

Laba Mengalir Dari Loket Pembayaran Listrik (Bagian 1)

Bisnis loket pembayaran online atau sering disebut PPOB alias payment point online bank marak belakangan ini. Kita bisa menemukan loket PPOB bertebaran di berbagai lokasi, terutama di kawasan perumahan. Loket tersebut banyak didatangi orang karena melayani pembayaran PLN, PDAM, telepon, dan lain-lain. Padahal, kita tahu bahwa listrik dan telepon banyak sekali penggunanya. Alhasil, bisnis PPOB kian menjanjikan. 
Nah, kalau mau, Anda pun bisa memanfaatkan peluang ini. Caranya mudah kok. Anda tinggal mengajukan kerja sama dengan perusahaan PPOB. Kebetulan, saat ini banyak perusahaan PPOB yang membuka kerja sama dengan masyarakat yang berminat terjun ke usaha ini. Salah satu yang sudah sukses menjalani usaha ini adalah Ahmad Fuad. Sejak 2009, ia menjadi mitra PT Acsyndo yang bekerja sama dengan Bank Bukopin. Ia melayani mulai dari pembayaran listrik, PDAM, telepon, dan cicilan sepeda motor. Hingga kini ia mampu melayani sebanyak 3.600 transaksi, dengan nilai transaksi mencapai lebih dari Rp 2,7 miliar per bulan. Pendapatan bersihnya berasal dari fee yang dihitung per transaksi. Besaran fee setiap transaksi rata-rata sebesar Rp 1.000. "Taruh kata, kalau dihitung rata-rata Rp 1.000 per bulan, ya saya mendapat pemasukan bersih sekitar Rp 3,6 juta per bulan," imbuhnya. 
Selain PT Acsyndo, masih banyak perusahaan PPOB lain yang menawarkan skema kerja sama semacam ini. Salah satunya adalah PT Bangun Usaha Energi Perkasa (BUEP) yang bekerja sama dengan Bank BRI. Wengku Hari Agung, Kepala Cabang Wilayah Jawa Barat - DKI Jakarta PT Bangun Usaha, bilang bahwa syarat menjadi mitra perusahaannya cukup mudah. "Calon mitra cukup menyediakan lokasi loket dan komputer," ujarnya. 
PT Bank Perkreditan Rakyat Karyajatnika Sadaya (BPRKS) juga melayani bisnis PPOB. Ribrata Sallata, Supervisor Marketing BPRKS mengatakan, sampai saat ini pihaknya telah memiliki 2.000 mitra. "Setiap mitranya rata-rata memiliki lebih dari seribu transaksi," ujarnya. Menurut Ribrata, usaha ini menarik dijadikan sebagai bisnis sampingan. 
Kalau Anda tertarik menjajal usaha ini, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Berikut ulasannya :

• Investasi 
Modal awal yang dikeluarkan untuk memulai bisnis ini sangat kecil. Wengku Hari Agung bilang, investasi yang harus dikeluarkan mitra cukup dengan menaruh deposit uang sebesar Rp 100.000. Selain itu, mitra juga harus menyediakan lokasi loket dan seperangkat komputer. Sementara syarat administratif berupa fotokopi identitas dan rekening BRI. "Jika semua syarat sudah dipenuhi, dalam seminggu sudah bisa beroperasi," ujar Agung. 
Ribrata Sallata mengatakan, pihaknya menawarkan dua sistem kemitraan. Pertama, paket transaksi menggunakan mesin electronic data capture (EDC). Untuk paket ini, mitra wajib menyewa mesin EDC selama tiga tahun senilai Rp 4,5 juta. Melalui mesin ini, pembayaran listrik dapat dilakukan secara online. Paket kedua melalui pendaftaran internet banking. Menurut Ribrata, mitra harus membayar registrasi senilai Rp 610.000 dan memasukkan deposit saldo untuk keperluan transaksi. "Jika sudah menjadi mitra, otomatis mereka akan punya rekening di BPRKS," ungkapnya. 

• Lokasi 
Bila investasi sudah terpenuhi, carilah lokasi yang strategis. Faktor lokasi memang sangat menentukan. Menurut Agung, lokasi loket usahakan berada di daerah perumahan atau permukiman kelas menengah ke bawah. Soalnya, penduduk kelas ini tidak terlalu suka menggunakan anjungan tunai mandiri (ATM) sebagai tempat pembayaran tagihan listrik. "Mereka lebih suka datang langsung ke loket," kata Agung. Adapun orang-orang kelas menengah ke atas umumnya lebih suka membayar tagihan lewat telepon seluler. Dengan begitu, kebanyakan mereka enggan mendatangi loket pembayaran. 
Ribrata mengatakan, umumnya mitra BPRKS menjadikan usaha ini sebagai bisnis sampingan. Mereka lebih suka membuka loketnya di depan rumah. Adapun sasaran konsumennya adalah masyarakat setempat. "Rata-rata mitra kami bisa melakukan 1.000 transaksi setiap bulan," kata Ribrata. 

• Pemasaran usaha 
Menurut Fuad, yang sudah menjalani usaha ini, pemasaran loket PLKN tidak susah. Saat pertama kali memulai usaha ini, ia gencar menyebar brosur ke rumah-rumah penduduk. Kepuasan konsumen juga sangat diperhatikan, sehingga loketnya tersebar dari mulut ke mulut. "Yang paling penting pelanggan harus merasa nyaman dan percaya kepada saya," kata dia. 
Ribrata mengatakan, saat seseorang telah resmi menjadi mitra, pihaknya akan memberikan pelatihan (training) agar dapat melakukan pemasaran secara luas. "Kami juga memberikan alat promosi berupa sebuah spanduk dan brosur sebanyak 500 lembar," kata dia. Di PT Bangun Usaha Energi Perkasa juga ada pelatihan bagi mitra. 
Menurut Agung, yang paling penting dilakukan mitra adalah aktif memasarkan produknya. "Promosi itu di tangan mitra, mereka harus rajin keliling ke rumah-rumah," tukasnya. Menjalani usaha ini, menurut Agung, tidak cukup hanya menunggu di loket. Lebih cocok lagi, loket tersebut juga menjual voucher pulsa telepon seluler. Dengan begitu, pelanggan langsung tahu bahwa di tempat itu melayani pembayaran listrik, ataupun pembayaran kredit sepeda motor. Berminat?

Sumber : Kontan

Ini daftar bisnis yang mengalir di Tahun Naga Air

Tahun Kelinci Emas akan berganti dengan Tahun Naga Air (Ren Chen). Menurut pakar fengshui, beberapa bisnis yang berhubungan dengan elemen tanah maupun air akan moncer di tahun ini. Tapi tetap harus hati-hati di Tahun Naga Air ini. Sebaiknya Anda tetap merendah dan berusaha low profiledalam menjalankan bisnis dan tidak berusaha menjadi raja. Ini agar Anda tidak terjebak pada sikap angkuh.
Menjelang pergantian tahun baru Tionghoa alias Imlek, banyak pebisnis yang berusaha mencari tahu bisnis yang peruntungannya bagus di tahun yang baru nanti. Ramalan dari para ahli fengshui biasanya yang menjadi salah satu rujukan mereka. Pakar fengshui akan menerawang berdasarkan julukan tahun yang baru. Nah, Imlek pada tahun ini berjuluk Tahun Naga Air. 
Menurut pakar fengshui yang dihubungi KONTAN, Tahun Naga Air merupakan tahun yang mampu mendatangkan peruntungan bagi beberapa sektor bisnis. Namun Suhu Benny, pakar fengshui, mengingatkan agar berhati-hati pada tahun ini. Ia bilang, ciri khas Tahun Naga Air adalah raja. Orang ingin berupaya agar dirinya diperlakukan bak raja. Dus, bila tak pandai bersikap akan membuat orang menjadi angkuh. "Makanya supaya kita berperilaku low profile agar tidak terjebak pada sikap angkuh. Begitu pula dalam menjalankan bisnis," begitu nasihat Suhu Benny. 
Dia menjelaskan, elemen air mendominasi langit pada Tahun Naga Air ini. Sisi lain, tanah juga mengandung air, sehingga unsur air menjadi banyak dan berpotensi menimbulkan ketidakseimbangan di alam. Namun karena negara kita berada di garis khatulistiwa, di mana elemen apinya tinggi, maka tanah tetap stabil. Dus, bisnis yang berhubungan dengan tanah maupun air akan cerah pada tahun ini. 
Nah, apa saja bisnis yang peruntungannya akan cemerlang pada Tahun Naga Air ini? Berikut ulasan beberapa pakar fengshui; 

1. Bisnis Makanan dan Minuman 
Tahun Naga Air juga memberikan peruntungan bagi para pebisnis makanan dan minuman, seperti bisnis rumah makan. Para ahli fengshui bilang, bisnis makanan dan minuman itu berkaitan dengan elemen air, sehingga prospeknya masih bagus. Menurut Suhu Benny, bisnis makanan dan minuman ini tidak akan mati sebab jumlah penduduk semakin banyak. Pertumbuhan ekonomi pun juga semakin baik sehingga mendongkrak tingkat daya beli masyarakat. Demikian juga menurut Suhu Liem. Dia juga bilang, bisnis makanan dan minuman ini akan mendongkrak bisnis lain, seperti bisnis supermarket dan minimarket. Dua sektor ini, secara fengshui masuk katagori elemen tanah. 

2. Agribisnis 
Bisnis di sektor agribisnis seperti tanam-tanaman, hasil pertanian, perikanan dan peternakan, prospeknya juga akan bagus di Tahun Naga Air. Alasannya, bisnis tersebut masuk kategori elemen air. Menurut Suhu Benny, bisnis di sektor agribisnis akan meningkat. Ini bisa ditandai dari tingginya pertumbuhan bisnis tanaman, baik padi maupun yang lain. Meski demikian, cuaca , infrastruktur dan irigasi masih menjadi kendala utama, dan ini harus diwaspadai. "Bisnis ini bisa menjadi peluang besar," jelasnya. Namun, Suhu Liem punya pandangan berbeda. Menurutnya, bisnis pertanian yang tumbuh di tanah dan air akan mengalami kegagalan panen akibat curah hujan yang tinggi. 

3. Industri kreatif 
Bisnis di industri kreatif juga akan menggeliat di Tahun Naga Air. Menurut Suhu Liem, secara fengshui, industri kreatif ini memadukan elemen tanah dan kayu. Tanah yang mengandung unsur air akan menyuburkan kayu. Dus, dalam pandangan dia, industri kreatif akan berkembang. Menurut Suhu Acai, yang paling prospektif adalah industri kreatif di bidang hiburan. "Tren perkembangan dunia hiburan juga semakin baik," imbuhnya Tapi Suhu Benny bilang, bisnis industri kreatif berhubungan dengan elemen kayu jadi tidak cocok dengan air. Dia memprediksi kreatif seperti seni, fotografi, tekstil, dan fashion akan meredup. Alasannya, dominasi air bisa membusukkan kayu. 

4. Bisnis properti 
Bisnis di sektor properti memang sedang menggeliat. Beruntung bagi Anda yang sedang menjalankan bisnis properti karena di Tahun Naga Air membawa berkah bagi bisnis properti. Suhu Benny bilang, bisnis properti ini antara lain bisnis bahan bangunan, investasi tanah, serta perumahan. Pakar fengshui dari Universitas Maranatha, Suhu Liem Boen Hong mengamini. Dia bilang, usaha yang tergolong elemen tanah akan terus mengalami perkembangan.  
Begitu pula penerawangan ahli fengshui, Suhu Acai. Tahun Naga Air, menurut dia, akan mendatangkan keberuntungan bagi bisnis yang berhubungan dengan tanah, seperti properti. "Apalagi populasi penduduk terus bertambah dan tempat tinggal menjadi kebutuhan pokok yang mesti dipenuhi," ujarnya. Sehingga ia melihat kecenderungan orang ayang semakin banyak menaruh duitnya untuk membeli tanah atau rumah bisa mendapatkan keuntungan lebih. Terlepas dari itu, Teguh Satria, Ketua Badan Pertimbangan Organisasi Real Estate Indonesia (REI), mengakui, bisnis properti memang diprediksikan bakal bergairah di tahun ini. Apalagi bunga kredit perbankan makin rendah, sehingga memacu penyaluran kredit perumahan.

Sumber : Kontan

4 Februari 2011

Investor Disarankan Beli Emas

Jakarta (Bisnis Jabar): Valbury Asia menyarankan investor memiliki emas dan perak setidaknya 10% dari total portofolio investasi, di tengah potensi pelemahan nilai tukar dolar AS, kenaikan harga komoditas, dan potensi lonjakan inflasi global.
Wakil Direktur Riset PT Valbury Asia Securities Nico Omer Jonckheere mengatakan ada peluang pelemahan dolar AS terhadap enam mata uang utama dunia pada tahun ini.
Dia menuturkan pelemahan dolar AS dapat mendorong naiknya harga komoditas yang beberapa waktu ini memang cenderung berada ffb pada posisi reli.
Menurut dia, naiknya harga komoditas dunia dapat mendorong inflasi global, sehingga investor sebaiknya membeli aset yang terlindung dari inflasi.
“Kalau suatu mata uang terdevaluasi, harga komoditas naik karena orang akan berpindah ke komoditas. Saya sarankan investor membeli emas dan perak karena itu adalah uang yang paling aman dari inflasi,” ujarnya, Rabu.
Selain itu, tambahnya, emas adalah satu-satunya aset yang menunjukkan adanya keuntungan dalam 10 tahun berturut-turut.
Nico mengatakan dalam jangka pendek ada ruang pelemahan emas lebih lanjut dan kemungkinan koreksi sampai dengan level US$1.261 per ounce.
Dia menuturkan sejak Agustus 2010 emas naik tanpa interupsi besar, sehingga sudah waktunya koreksi. Namun, prospek emas dalam jangka menengah dan panjang masih menunjukkan tren naik.
“Harga emas bisa naik sampai dengan US$1.600 per ounce tahun ini. Namun, sebelumnya akan koreksi dulu dengan kemungkinan koreksi sampai US$1.261 per ounce. Ini adalah peluang bagi investor untuk masuk ke pasar [emas],” katanya.
Dia juga memperkirakan kondisi pasar saham global cenderung tertekan. Indeks harga saham gabungan (IHSG) diprediksi tertahan di level 3.280-3.530. Namun, jika IHSG dapat menembus level 3.530, ada peluang untuk naik ke posisi rekor 3.590.
“Terutama perlu hati-hati pada kuartal IV. Ada potensi inflasi karena lonjakan harga komoditas yang dibarengi penurunan dolar,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Riset PT Mandiri Sekuritas Destry Damayanti mengatakan saat ini investor sedang melihat beberapa risiko di negara berkembang (emerging market), terutama risiko inflasi.
Jika inflasi naik, katanya, pemerintah dan bank sentral akan mengetatkan kebijakan. Beberapa opsi yang mungkin dilakukan antara lain menaikkan suku bunga, menaikkan giro wajib minimum [GWM] untuk menyerap likuiditas, dan mengurangi anggaran.
“Saat ini hampir semua negara berkembang masih mengambil tindakan berupa menaikkan GWM. China, India, Malaysia, Thailand, juga Indonesia. Kita lihat anggaran belum diutak-atik, yang artinya kondisi fiskal masih terkendali,” katanya.
Namun, lanjutnya, investor masih menunggu langkah yang akan diambil Bank Indonesia pada rapat dewan gubernur tanggal 4 Februari 2011.
“Inflasi merupakan risiko yang dikhawatirkan karena meningkatkan biaya investasi. Investor dalam kondisi melihat dan menunggu. Jika bunga naik, obligasi dan saham jadi tidak menarik, sebab biaya dana naik dan bisnis menjadi terhambat,” ujarnya.
Dengan demikian, investor akan melirik sektor lain yang lebih menarik. “Yaitu sektor komoditas,” kata Destry. (Roberto Purba)

27 Januari 2011

Peluang proyek asuransi senilai Rp 2,75 M

BANDUNG (bisnis-jabar.com): Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung melelangkan pengadaan jasa asuransi bagi karyawan perusahaan tersebut dengan pagu Rp2,75 miliar pada 2011 ini. ffb
Lelang pengadaan jasa asuransi ini terbuka bagi perusahaan yang memenuhi persyaratan sesuai perundang-undangan, dengan kualifikasi utama perusahaan besar bidang jasa asuransi.
Bagi yang berminat bisa mengikuti lelang tersebut dengan cara mendaftarkan diri terlebih dahulu ke Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Jawa Barat.
Rincian pelaksanaan lelang dapat diakses pada website: www.lpse.jabarprov.go.id